Rabu, 29 Januari 2014

Pengertian Disk Defragment,Disk Clean Up,dan System Restore.....



Penertian Disk Defragmenter, Disk Clean Up,dan System Restore
           DISK DEFRAGMENTER
Disk defragmenter adalah suatu program yang berinduk dari sistem operasi (OS) yang digunakan untuk menata ulang file dan folder Anda yang ada didalam komputer, jika Anda buka file apapun itu maka secara otomatis windows akan bekerja atau mengambil ruang secara otomatis dalam penempatan space atau jeda partisi dalam hardisk. Sederhanannya seperti ini, jika dilihat dari tata letak file dan folder kita dari  windows explorer pasti terlihat sangat rapi dan tidak ada yang berantakan. Tetapi sebenarnya didalam hardisk Anda tidak seperti itu, file yang Anda buka akan secara otomatis berpindah posisi dari posisi awal dan begitu seterusnya jika Anda membuka file-file yang baru lagi. Selain untuk menata file disk defragmenter ini juga berfungsi untuk menjaga kesatbilan dan kondisi hardisk karena mampu mengakomodasi dan mem-fix kan boot sector dalam hardisk ataupun error program.

Fungsi Disk Defragmenter adalah mengatur / menata file yang ada di harddisk (HDD) supaya stabil. File yang tidak tertata dikarenakan kita sering membuka - menutup suatu aplikasi. Kalau kita membuka aplikasi otomatis windows kita mencari space disk yang kosong. Kalau space nya sudah hampir penuh komputer kita menjadi lambat.

Cara melakukan defragment hardisk pada windows XP dan windows 7

Windows XP
1.    Tutup semua aplikasi, supaya proses defrag hasilnya maksimal.
2.    Start menu –> Programs -> Accessories –> System Tools –> Disk Defragmenter
3.    Maka akan tampak list volume drive
4.    Pilih volume yang mau di defrag
5.    Analyze untuk menganalisa saja
6.    Defragment untuk menganalisa lalu setelah selesai analisa akan dilanjutkan ke proses defrag volume yang dipilih.
Windows 7
1.    Klik tombol Start> All Programs> Accessories
2.    Klik System Tools > Disk Defragmenter. Windows Disk Defragmenter akan terbuka.
3.    Pilih disk yang ingin Anda defrag (biasanya drive C)
4.    Klik Analyze Disk untuk memeriksa jumlah fragmentasi pada disk
5.    Klik Defragment untuk memulai defrag.
Lakukanlah defragmen secara berkala agar Anda lebih nyaman mengunakan komputer Anda. Dan penting untuk diketahui bahwa selama proses pendefragment hardisk Anda, pastikan komputer anda tidak merestart otomatis atau mati tiba-tiba karena akan menyebabkan kerusakan yang lebih fatal bagi hardisk Anda.

              Disk Clean up
Penjelasan tentang Disk Cleanup:

Disk Cleanup adalah proses pengurangan atau penghapusan file yang sudah tidak lagi diperlukan oleh Windows pada hard disk dengan tujuan pembebasan sebagian ruang hard disk untuk meningkatkan kinerja komputer, karena penghapusan tersebut meliputi:

a. Downloaded Program Files 
b. Temporary Internet Files 
c. Offline Web Pages 
d. Hibernation File Cleaner 
e. Recycle Bin 
f. Setup Log Files 
g. System error memory dump files 
h. System error minidump files 
i. Temporary Files 
j. Web Client / Publisher Temporary Files 
k. Thumbnails 


      System Restore dan Cara  
    Menggunakannya di Windows 7
System restore adalah salah satu fitur dari windows untuk membuat suatu restore point. Jika Komputer Anda sering terkena serangan virus, terkadang kita harus menggunakan bermacam-macam antivirus, tapi sebenarnya ada cara sederhana untuk mengatasi virus tanpa menggunakan antivirus, yaitu menggunakan system restore. 

Kita bisa membuat sistem di komputer kita kembali seperti tanggal dimana restore point tersebut dibuat. Misalnya Anda membuat restore point di tanggal 1 Desember dan 1 Januari, suatu hari komputer Anda bermasalah, kemudian Anda memutuskan untuk memilih mengembalikan system restore ke tanggal 1 Desember/1 Januari (Terserah Anda), maka sistem tersebut akan kembali seperti saat Anda membuat restore point di tanggal 1 Desember/1 Januari ..

Dapat dibuat kesimpulan bahwa ketika membuat restore point AJanuari) akan hilang, jadi anda harus sebijak mungkin memilih. ^_^


Berikut adalah langkah - langkah cara membuat restore point di windows 7.

1. Start-klik kanan Computer ----> Properties
2. Pilih System Protection 
3. Di situ akan ada banyak pilihan,
-System Restore adalah opsi untuk memilih restore point dimana suatu restore point pernah dibuat
-Configure adalah opsi untuk mengatur settingnya, mengatur space untuk system restore, menghapus restore poin, dsb...
-Create adalah membuat restore point secara manual
4. Untuk membuat system restore klik pada tombol Create yang ada di bawah, lalu tentukan nama dari system restore anda pada jendela baru yang muncul untuk mengingat-nya, lalu klik lagi tombol Create.
5. Tunggu beberapa saat, tergantung dari data dan kecepatan komputer anda,
6. Jika tampilan seperti dibawah muncul berarti system restore windows 7 anda telah di buat.

Sekarang Cara untuk menggunakan atau memakai system restore point di windows 7

1. Buka start menu anda dan ketikan System Restore, dan tekan Enter.

2. Setelah itu akan mucnul tampilan seperti berikut, lalu klik next.
3. Berikutnya anda dapat memilih system restore yang telah dibuat tadi. Jika ingin melihat restore point yang lain yang dibuat secara otomatis oleh windows, beri tanda centang di tulisan Show more restore points.

4. Lalu klik Next dan Finish, selesai


Terimakasih Sudah mampir, Semoga Bermanfaat…..:)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar