Rabu, 29 Januari 2014

"15 Cara Merawat Flashdisk"



Anda sering berganti-ganti Flashdisk ?? karena Flashdisk anda sering rusak ??...Tips Berikut ini akan membantu mengatasi masalah Anda :

“15 Cara Merawat Flashdisk”  

1.@ Jauhkan dari medan magnet tinggi seperti speaker komputer agar penyimpanan data tidak terganggu.
2. @Simpanlah flahs disk kita di tempat yang bersih dan tertutup dengan baik agar komponen tidak kotor dan berkarat.
3. @Selalu backup data dari flashdisk ke dalam komputer yang dilindungi anti virus agar keamanan data terjamin.
4. @Setelah kita gunakan di komputer lain scan dengan antivirus agar aman dari virus yang terbawa.
5. @Hindari memukul-mukulkan dan menjatuhkan flashdisk agar komponen di dalamnya tidak rusak.
6. @Jaga flashdisk dari suhu panas dan dingin yang berlebihan agar komponen tidak rusak.
7. @Periksalah saku Anda sebelum pakaian Anda cuci, jangan sampai flashdisk terendam ke dalam air kecuali yakin benar-benar anti air.
8. @Eject atau stop untuk mematikan flashdisk terlebih dulu sebelum kita cabut.
9. @Dianjurkan tidak mengedit file yang ada di flash disk secara langsung, sebaiknya kopi dan editlah dalam hard disk, baru anda simpan kembali kedalam flashdisk setelah selesai.
10. @Jagalah hologram, bungkus flashdisk dan  simpan nota pembelian dengan baik untuk keperluan garansi.
11. @Jangan terlalu sering format flash disk karena dapat rusak dan mengurangi jumlah batasan hapus tulis.
12. @Jika ada waktu defrag flash disk anda agar kinerja flashdisk lebih optimal.
13. @Agar tidak mudah jatuh dan hilang, belilah tali flashdisk dengan warna mencolok.
14. @Selalu Ejectlah flashdisk Anda sebelum mencabutnya dari komputer atau laptop Anda
15. @Jagalah agar tutup  flashdisk Anda tidak hilang, berilah tali atau belilah flashdisk yang tutupnya terjamin keamanannya. Sebab hilangnya tutup flashdisk dapat menyebabkan debu mengotori konektor yang ada didalamnya.
Demikianlah tips- tips yang bisa Anda terapkan agar Flashdisk tidak mudah rusak,, Terimakasih sudah membaca …
Semoga Bermanfaat J

Pengertian Disk Defragment,Disk Clean Up,dan System Restore.....



Penertian Disk Defragmenter, Disk Clean Up,dan System Restore
           DISK DEFRAGMENTER
Disk defragmenter adalah suatu program yang berinduk dari sistem operasi (OS) yang digunakan untuk menata ulang file dan folder Anda yang ada didalam komputer, jika Anda buka file apapun itu maka secara otomatis windows akan bekerja atau mengambil ruang secara otomatis dalam penempatan space atau jeda partisi dalam hardisk. Sederhanannya seperti ini, jika dilihat dari tata letak file dan folder kita dari  windows explorer pasti terlihat sangat rapi dan tidak ada yang berantakan. Tetapi sebenarnya didalam hardisk Anda tidak seperti itu, file yang Anda buka akan secara otomatis berpindah posisi dari posisi awal dan begitu seterusnya jika Anda membuka file-file yang baru lagi. Selain untuk menata file disk defragmenter ini juga berfungsi untuk menjaga kesatbilan dan kondisi hardisk karena mampu mengakomodasi dan mem-fix kan boot sector dalam hardisk ataupun error program.

Fungsi Disk Defragmenter adalah mengatur / menata file yang ada di harddisk (HDD) supaya stabil. File yang tidak tertata dikarenakan kita sering membuka - menutup suatu aplikasi. Kalau kita membuka aplikasi otomatis windows kita mencari space disk yang kosong. Kalau space nya sudah hampir penuh komputer kita menjadi lambat.

Cara melakukan defragment hardisk pada windows XP dan windows 7

Windows XP
1.    Tutup semua aplikasi, supaya proses defrag hasilnya maksimal.
2.    Start menu –> Programs -> Accessories –> System Tools –> Disk Defragmenter
3.    Maka akan tampak list volume drive
4.    Pilih volume yang mau di defrag
5.    Analyze untuk menganalisa saja
6.    Defragment untuk menganalisa lalu setelah selesai analisa akan dilanjutkan ke proses defrag volume yang dipilih.
Windows 7
1.    Klik tombol Start> All Programs> Accessories
2.    Klik System Tools > Disk Defragmenter. Windows Disk Defragmenter akan terbuka.
3.    Pilih disk yang ingin Anda defrag (biasanya drive C)
4.    Klik Analyze Disk untuk memeriksa jumlah fragmentasi pada disk
5.    Klik Defragment untuk memulai defrag.
Lakukanlah defragmen secara berkala agar Anda lebih nyaman mengunakan komputer Anda. Dan penting untuk diketahui bahwa selama proses pendefragment hardisk Anda, pastikan komputer anda tidak merestart otomatis atau mati tiba-tiba karena akan menyebabkan kerusakan yang lebih fatal bagi hardisk Anda.

              Disk Clean up
Penjelasan tentang Disk Cleanup:

Disk Cleanup adalah proses pengurangan atau penghapusan file yang sudah tidak lagi diperlukan oleh Windows pada hard disk dengan tujuan pembebasan sebagian ruang hard disk untuk meningkatkan kinerja komputer, karena penghapusan tersebut meliputi:

a. Downloaded Program Files 
b. Temporary Internet Files 
c. Offline Web Pages 
d. Hibernation File Cleaner 
e. Recycle Bin 
f. Setup Log Files 
g. System error memory dump files 
h. System error minidump files 
i. Temporary Files 
j. Web Client / Publisher Temporary Files 
k. Thumbnails 


      System Restore dan Cara  
    Menggunakannya di Windows 7
System restore adalah salah satu fitur dari windows untuk membuat suatu restore point. Jika Komputer Anda sering terkena serangan virus, terkadang kita harus menggunakan bermacam-macam antivirus, tapi sebenarnya ada cara sederhana untuk mengatasi virus tanpa menggunakan antivirus, yaitu menggunakan system restore. 

Kita bisa membuat sistem di komputer kita kembali seperti tanggal dimana restore point tersebut dibuat. Misalnya Anda membuat restore point di tanggal 1 Desember dan 1 Januari, suatu hari komputer Anda bermasalah, kemudian Anda memutuskan untuk memilih mengembalikan system restore ke tanggal 1 Desember/1 Januari (Terserah Anda), maka sistem tersebut akan kembali seperti saat Anda membuat restore point di tanggal 1 Desember/1 Januari ..

Dapat dibuat kesimpulan bahwa ketika membuat restore point AJanuari) akan hilang, jadi anda harus sebijak mungkin memilih. ^_^


Berikut adalah langkah - langkah cara membuat restore point di windows 7.

1. Start-klik kanan Computer ----> Properties
2. Pilih System Protection 
3. Di situ akan ada banyak pilihan,
-System Restore adalah opsi untuk memilih restore point dimana suatu restore point pernah dibuat
-Configure adalah opsi untuk mengatur settingnya, mengatur space untuk system restore, menghapus restore poin, dsb...
-Create adalah membuat restore point secara manual
4. Untuk membuat system restore klik pada tombol Create yang ada di bawah, lalu tentukan nama dari system restore anda pada jendela baru yang muncul untuk mengingat-nya, lalu klik lagi tombol Create.
5. Tunggu beberapa saat, tergantung dari data dan kecepatan komputer anda,
6. Jika tampilan seperti dibawah muncul berarti system restore windows 7 anda telah di buat.

Sekarang Cara untuk menggunakan atau memakai system restore point di windows 7

1. Buka start menu anda dan ketikan System Restore, dan tekan Enter.

2. Setelah itu akan mucnul tampilan seperti berikut, lalu klik next.
3. Berikutnya anda dapat memilih system restore yang telah dibuat tadi. Jika ingin melihat restore point yang lain yang dibuat secara otomatis oleh windows, beri tanda centang di tulisan Show more restore points.

4. Lalu klik Next dan Finish, selesai


Terimakasih Sudah mampir, Semoga Bermanfaat…..:)

Senin, 27 Januari 2014

Cara Merakit PC Beserta Gambarnya


Langkah Langkah Merakit PC Beserta Gambarnya

INSTALASI PC
Keamanan  keselamatan Kerja (K3)
Sebelum merakit sebuah PC ada beberapa tips yang perlu diperhatikan,antaralain :

1. Hindari merakit dalam keadaan berkeringat, karena akan memungkinkan keringat menetes keperalatan yang sedang kita rakit tanpa diketahui, lalu saat kita menyalakan power supply maka akan terjadi hubungan arus pendek yang dapat merusak hasil rakitan kita.

2. Hindari memegang atau menyentuh langsung kaki prossesor dan chipset. Karena dikhawatirkan adanya listrik statis yang ada dalam tubuh kita akan merusak komponen tersebut. Untuk mencegah terjadinya hal ini kita harus meng-ground-kan tubuh kita dengan cara memegang casing saat power dihidupkan.

3. Pada setiap tahap perakitan sebalum menambahkan komponen yang baru, power supply harus dimatikan. Memasang komponen pada saat power supply hidup akan merusak komponen yang akan di pasang dan komponen lainnya.

4. Jangan lupa menyiapkan peralatan dan bahan-bahan sebelum kita mulai merakit, agar seluruh kegiatan perakitan tidak terhambat pada kemungkinan kurangnya peralatan yang ada.

5. Hindari memasang komponen harddisk dengan kasar, karena dapat merusak harddisk tersebut.

Alat dan Bahan

Alat :
1. Obeng Plus (+)

 

2. Obeng Minus (-)
 

3. Tang Lancip (Capit Buaya)


 


4. Multimeter/Multitester


 

5. Pinset


 

6. Gelang Anti Static
 

Bahan :

1. Motherboard

Motherboard adalah papan induk atau papan rangkaian utama pada komputer, yang berisi rangkaian elektronik yang berfungsi sebagai pusat pengolahan.

2. Processor

Processor adalah komponen komputer yang paling utama karena sangat menentukan baik buruknya kinerja komputer (otaknya komputer). Berfungsi sebagai pengolah data didalam sistem komputer.

3. Heatsink (Kipas)
 
Heatsink adalah kipas pendingin processor dan komponen yang lain, karena suhu di processor sangat panas sekali.

4. Harddisk

Harddisk adalah sebuah komponen perangkat keras yang menyimpan data sekunder dan berisi  piringan magnetis. Berfungsi sebagai penyimpan data untuk dapat meningkatkan kinerja komputer.

5. Memory (RAM)

RAM (Random Acces Memory) adalah Internal Memory, yang berfungsi untuk menyimpan data.

6. Floppy Disk Drive (FDD)

FDD adalah sebuah perangkat penyimpanan yang berfungsi untuk menghubungkan perpindahan data, pembacaan data atau “ penulisan” data dari PC kedalam sebuah Disket.

7. CD/DVD Drive

CD/DVD ROM adalah sebuah perangkat penyimpanan yang berfungsi untuk menghubungkan data, perpindahan data, pembacaan data atau “ penulisan” data dari PC kedalam sebuah CD/Kaset

8. Kartu Grafis (VGA Card)

VGA Card (Video Graphics Adapter) adalah sebuah komponen yang berfungsi untuk menerjemahkan keluaran komputer ke monitor. Untuk proses desain grafis atau bermain permainan video, diperlukan kartu grafis yang berdaya tinggi.

9. Sound Card

Sound Card adalah sebuah perangkat yang berbentuk lempengan PCB dan mampu mengolah serta menghasilkan suara. Bertugas untuk menunjang fungsi suara dalam PC multimedia.

10. Power Supply

Power Supply adalah sebuah perangkat komputer yang berfungsi untuk mengalirkan listrik ke setiap bagian komputer agar dapat berjalan.

11. Casing


12. Keyboard & Mouse


13. Monitor


Langkah-langkah Perakitan

Berikut ini adalah langkah-langkah perakitan CPU.

     1.)Pertama Letakkan motherboard pada tempat yang datar dan jangan lupa beri alas dengan permukaan yang lembut agar motherboard tidak tergores atau putus jalur komponennya.

     2.)kemudian Pasang processor pada motherboard. Pemasangan processor usahakan diluar casing agar memudahkan anda dalam melakukan pemasangan processor tersebut. Pemasangan processor disesuaikan dengan jenis processor dan motherboard yang digunakan.



     3.)Lalu Setelah prosessor terpasang kemudian pasang kipas processor.



     4.)Setelah itu Pasang RAM pada slot RAM yang tersedia pada motherboard. Pemasangan RAM pada slot harus mengikuti aturan karena jika terjadi kesalahan dalam pemasangan dapat membuat RAM dan motherboard rusak atau terbakar.



     5.) Siapkan casing untuk pemasangan semua komponen yang sudah di sediakan.


     6.) Setelah menyiapkan casing pasang power supply seperti gambar dibawah ini.

     7.) Setelah itu masukkan motherboard pada casing secara perlahan agar motherboard tidak rusak. Pada saat pemasangan motherboard, perhatikan konektor mouse, keyboard, serial, vga dan sound agar terpasang dengan panel yang terdapat pada casing dengan benar.

     8.) Kemudian bautlah motherboard dengan dudukannya agar kuat dan tidak goyang.


     9.) Di contoh ini kita menggunakan motherboard yang sudah dilengkapi dengan VGA, Sound Card, dan LAN Card yang sudah menjadi satu dalam motherboard. Komponen yang sudah menjadi satu dengan motherboard disebut dengan komponen ON BOARD.

     10.) Setelah itu pasanglah CD ROM pada rak yang terdapat pada casing, dengan cara memasukkannya dari depan.

     11.) Kemudian bautlah CD ROM yang telah terpasang tadi dangan raknya agar tidak goncang. Kemudian pasangkan kabel power dan kabel data atau kabel ATA CD ROM pada motherboard.

     12.) Pasanglah harddisk pada rak yang terdapat pada casing dengan perlahan agar harddisk tidak terbentur. Karena komponen harddisk ini sangat rawan tehadap goncangan. Kemudian baut dengan kencang agar tidak goyang.


     13.) Setelah harddisk terpasang kemudian pasanglah kabel data atau kabel ATA harddisk pada motherboard dan pada harddisk itu sendiri.


     14.) Pasang konektor power supply pada tempatnya yang terdapat di motherboard. Jika pemasangan ini salah maka akan mengakibatkan kerusakan yang fatal pada motherboard.



     15.) Kemudian tancapkan konektor power / restart / hdd lad / power lad dan pad konektor lainnya yang terdapat di motherboard seperti gambar berikut.


     16.) Setelah kita selesai merakit semua komponen kemudian pasang penutup casing dan perakitan tersebut harus kita tes apakah berhasil atau tidak. Pasang kabel port VGA ke monitor kemudian power monitor dan CPU ke saklar listrik, selanjutnya hidupkan bila komputer dapat BOOTING maka perakitan berhasil. Bila tidak dapat BOOTING berarti perakitan belum sempurna, maka harus disempurnakan terlebih dahulu bila nanti ingin menginstal Sistem Operasi nya dengan cara cek kembali semua komponen yang telah terpasang apakah sudah benar atau tidak.

Demikian langkah- langkah merakit Pc komputer, Semoga dapat bermanfaat untuk pembelajaran Anda.